
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, dan sekitarnya. Guncangan kuat tersebut terasa hampir di seluruh wilayah Sulawesi Utara (Sulut), memicu kepanikan warga yang sempat berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Gempa terjadi pada malam hari dan berlangsung cukup lama. Warga di Manado, Bitung, Tomohon, Minahasa, hingga Kepulauan Sangihe melaporkan merasakan getaran yang cukup kuat, dengan sebagian perabot rumah bergoyang dan beberapa barang jatuh dari tempatnya.
BMKG: Getaran Terasa Luas
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan pusat gempa berada di wilayah laut sekitar Kepulauan Talaud, dengan kedalaman menengah. Karakteristik gempa tersebut menyebabkan getaran terasa luas hingga ke berbagai daerah di Sulawesi Utara.
BMKG mengonfirmasi bahwa gempa tidak berpotensi tsunami, namun masyarakat tetap diminta waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Warga Kepulauan Talaud Panik, Aktivitas Sempat Terhenti
Sejumlah warga mengaku kaget dan panik karena guncangan terjadi cukup lama. Di beberapa daerah Tuna55, aktivitas masyarakat sempat terhenti, sementara sebagian warga memilih berkumpul di area terbuka untuk menghindari risiko bangunan roboh.
Petugas BPBD setempat langsung melakukan pemantauan dan pendataan awal untuk memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan serius akibat gempa tersebut.
Imbauan Tetap Waspada
Pemerintah daerah bersama BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta mengikuti informasi resmi. Warga juga diminta memeriksa kondisi rumah masing-masing, terutama bagian bangunan yang rawan retak atau rusak.
Hingga saat ini, otoritas terkait belum merilis laporan resmi mengenai adanya fatalitas dalam insiden tersebut. Aparat terkait masih terus melakukan pemantauan untuk memastikan situasi benar-benar aman dan kondusif.