Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, berduka setelah Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardianto meninggal dunia pada Sabtu, 7 Februari 2026. Kepergian pejabat muda ini mengejutkan banyak pihak, terutama warga Klaten dan kalangan pemerintahan lokal. Kabar duka tersebut dibenarkan oleh sumber dari Pemerintah Kabupaten Klaten, yang menyatakan bahwa almarhum telah menghembuskan napas terakhirnya di usia yang masih sangat muda, yakni 33 tahun.
Perjalanan Akhir dan Penyebab Meninggal
Sebelum meninggal dunia, Benny Indra Ardianto diketahui sempat dirawat di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Ia masuk rumah sakit sejak akhir Januari dan menjalani perawatan selama hampir dua minggu. Meski demikian, detail lengkap mengenai penyebab pasti kematiannya belum secara resmi diumumkan oleh pihak keluarga maupun pemerintah.
Selain dirawat, kabar yang beredar menyebutkan bahwa almarhum sempat menjalani pengobatan intensif dan ada laporan bahwa ia juga menjalani perawatan khusus. Namun, informasi medis terperinci masih menunggu konfirmasi pihak keluarga.
Tentang Sosok Benny Indra Ardianto
Benny Indra Ardianto lahir pada 14 April 1992 di Boyolali, Jawa Tengah. Ia merupakan tokoh muda yang cukup dikenal di dunia politik lokal Klaten. Beberapa sumber menyebut bahwa ia bukan hanya berkarier di pemerintahan, tetapi juga memiliki latar belakang sebagai pengusaha dengan berbagai aktivitas di bidang bisnis dan kewirausahaan.
Pendidikan dan Karier Politik
Almarhum menempuh pendidikan hingga jenjang S1 dan S2 di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Pasca menyelesaikan pendidikan, ia aktif dalam berbagai kegiatan profesional dan organisasi sebelum akhirnya terjun ke dunia politik.
Dalam Pilkada Klaten 2024, Benny maju sebagai calon Wakil Bupati mendampingi calon Bupati Hamenang Wajar Ismoyo, dan pasangan mereka berhasil meraih kemenangan. Ia resmi menjabat sebagai Wakil Bupati Klaten untuk periode 2025–2029, menjadikannya salah satu wakil kepala daerah termuda di Jawa Tengah.
Ucapan Duka dan Reaksi Masyarakat
Kabar wafatnya Wakil Bupati Klaten langsung menjadi perhatian publik. Banyak tokoh politik, pimpinan partai, hingga masyarakat umum yang menyampaikan belasungkawa atas kepergian Benny. Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah menyebut bahwa kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi partai dan daerah Klaten.
Masyarakat juga ramai menyampaikan dukanya melalui media sosial, termasuk unggahan terakhir almarhum yang dipenuhi ucapan belasungkawa dari warganet. Suasana duka terlihat jelas di berbagai platform media sosial sejak berita tersebut tersebar.
Rencana Pemakaman
Jenazah Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardianto disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka di Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten. Menurut informasi terbaru, proses pemakaman dijadwalkan akan dilakukan pada Minggu, 8 Februari 2026, di Makam Jonggrangan, Ngreden, Wonosari, Klaten.
Kabar duka ini menjadi pelipur lara sekaligus pengingat tentang keterbatasan waktu hidup, bahkan bagi mereka yang berada di puncak karier dan memiliki pengabdian besar untuk masyarakat. Kepergian Benny Indra Ardianto meninggalkan kesan mendalam, baik sebagai figur pemimpin muda maupun sebagai pribadi yang dekat dengan komunitasnya Tuna55.