You are currently viewing Mahfud MD Keluhkan Delay Batik Air, Ini Kompensasi yang Harusnya Didapat!

Mahfud MD Keluhkan Delay Batik Air, Ini Kompensasi yang Harusnya Didapat!

Mahfud MD Keluhkan Delay Batik Air, Ini Kompensasi yang Harusnya Didapat!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, mengeluhkan keterlambatan penerbangan (delay) yang dialaminya saat menggunakan maskapai Batik Air. Keluhan tersebut ia sampaikan melalui media sosial dan langsung menyita perhatian publik karena menyentuh isu pelayanan penerbangan yang masih kerap dikeluhkan masyarakat.

Mahfud mengaku mengalami penundaan jadwal penerbangan yang cukup lama tanpa kejelasan informasi yang memadai. Ia menilai, maskapai seharusnya memberikan penjelasan transparan kepada penumpang serta menjalankan kewajiban kompensasi sesuai aturan yang berlaku.

Mahfud MD Keluhan yang Viral

Dalam unggahannya, Mahfud menyebut bahwa keterlambatan penerbangan tidak hanya merugikan secara waktu, tetapi juga berdampak pada agenda penting yang sudah dijadwalkan. Ia menilai, persoalan delay bukan semata hal teknis, melainkan menyangkut hak konsumen yang wajib dipenuhi oleh maskapai.

Keluhan tersebut pun mendapat respons luas dari warganet, yang banyak membagikan pengalaman serupa terkait keterlambatan penerbangan dan minimnya informasi dari maskapai.

Aturan Kompensasi Delay Penerbangan

Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 89 Tahun 2015, maskapai penerbangan wajib memberikan kompensasi kepada penumpang apabila terjadi keterlambatan penerbangan, dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Delay 30–60 Menit

Maskapai wajib memberikan minuman ringan (refreshment) kepada penumpang.

2. Delay 61–120 Menit

Penumpang berhak mendapatkan makanan ringan (snack box) serta minuman.

3. Delay 121–180 Menit

Maskapai harus menyediakan makanan berat.

4. Delay 181–240 Menit

Penumpang berhak mendapatkan makanan berat dan kompensasi uang tunai.

5. Delay Lebih dari 240 Menit

Maskapai wajib memberikan kompensasi uang tunai sebesar Rp300.000 per penumpang Tuna55 atau mengalihkan ke penerbangan lain tanpa biaya tambahan.

Selain itu, jika penerbangan dibatalkan, penumpang juga berhak mendapatkan pengembalian dana penuh (refund) atau pengalihan jadwal penerbangan.

Pentingnya Transparansi Maskapai

Mahfud menegaskan bahwa keterbukaan informasi sangat penting agar penumpang tidak merasa diabaikan. Menurutnya, kejelasan penyebab keterlambatan, estimasi waktu keberangkatan, serta hak-hak penumpang harus disampaikan sejak awal.

Ia juga mendorong masyarakat untuk lebih berani menuntut haknya sebagai konsumen jasa penerbangan.

Pengingat bagi Industri Penerbangan

Kasus yang dialami Mahfud MD ini menjadi pengingat bagi industri penerbangan nasional bahwa pelayanan dan kepatuhan terhadap regulasi kompensasi bukan sekadar formalitas, melainkan kewajiban yang harus dipenuhi.

Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, kualitas layanan maskapai akan menjadi penentu utama kepercayaan publik. Penumpang pun diimbau untuk memahami hak-haknya agar tidak dirugikan ketika menghadapi keterlambatan penerbangan.

Leave a Reply